Senin, 11 Agustus 2014

PPSMB ? OSPEK? Apa bedanya?

Kita pasti sering mendengar kata OSPEK bukan? Benar,itu semacam serangkaian aktifitas penerimaan siswa ataupun mahasiwa baru untuk tujuan tertentu. Nah untuk Universitas Gadjah Mada itu sendiri, dihapuskan kata OSPEK tersebut, melainkan sekarang diberi nama PPSMB yaitu Pelatihan Pembelajaran Sukses bagi Mahasiswa Baru. Ini beda dari berbagai ospek yang ada,dipikiran aku pertama kali PPSMB tidak lain sama dengan ospek kebanyakan,membuat atribut, dengan syarat ini itu, dan tinggal membawa badan ketempat ospek itu diadakan. Tapi ternyata ini sangat berbeda, kami diberi serangkaian tugas dalam format pdf yang dipos di web resmi UGM. PPSMB dilakukan dalam 7 hari,masing masing hari memiliki tugas yang berbeda. Kaget dong pastinya. Tugas itu kami dapatkan seminggu sebelum Lebaran, gimana ga cemas nih dapet tugas sebanyak itu sedangkan waktu yang kami punya hanya 1 sebulanan. Belum lagi lantaran aku dari luar yogya mesti mengurus jadwal keberangkatan dan mengurus kos-an yang mau aku tempatin.
Akhirnya satu persatu tugas dengan serius dikerjakan,banyak yang belum bisa dikerjakan lantaran informasi yang kurang. PPSMB dilaksanakan tanggal 18-25 Agustus,terdiri dari 2 bagian,PPSMB Universitas dan PPSMB Fakultas. Karena aku teknik,PPSMB teknik diberi nama PRISMA. Banyak tugas yang menarik dari PRISMA ini sendiri, yang sangat memberikan pengalaman buatku adalah tugas berjudul “10 Kebaikan”. Kebanyangkan? Yang membayangkan mengerjakan 10 kebaikan,at least aku berfikir itu mudah,tapi ternyata ada syarat yang mesti dikerjakan. Diwajibkan meminta tangan dan mengarang setelah mengerjakan kebaikan itu. Bingung dong,masa kebaikan mesti disengajain. Yaudah akhirnya dari pada ini tugas ga selese,aku bareng temen satu jurusan sepakat ketemu di daerah Malioboro. Buat apa? Ya buat take action,kalau diem di kos-an ga bakal selesai ini tugas…
Apa yang kami dilakukan dimalioboro? Kami berjalan sepanjang jalan mencari objek yang bisa dibantu,tapi ternyata ga semudah yang kami banyangkan diawal,banyak yang menolak untuk dibantu. Akhirnya kami masuk ke pasar Beringharjo,nah disini kami ketemu ibu-ibu lagi membuka tong sampah mencari plastic, yah awalnya ragu apa bisa ngebantu pekerjaan itu,dengan hati” kami hampiri ibunya dan menawarkan bantuan,kami kelilingi pasar itu dan mengambil sampah plastic,yah kalau aku bilang itu sangat menjijikan dan sangat tidak enak untuk dilakukan. Tapi melihat pekerjaan ini bisa menghidupi ibu ini sangat mengiris hati aku sendiri. Seharian aku ngerjain tugas kebaikan ini, yah lumayan banyak yang bisa didapatkan. Membuat postingan ini sebenernya juga tugas dari Prisma sih...
Selanjutnya PPSMB Prisma dibagi dalam 40 Unit atau kelompok,nah tugas masing” kelompok ini ya membantu masing” anggota dalam menyelesaikan tugas kelompok. Aku kebagian unit 9 yang namanya Rahmiana Zein. Aku sangat mengakuin ini bukan zona nyaman aku, tapi ada satu perkataan kakak senior teknik “Today is a new chapter. There is no growth in comfort zone and there is no comfort in growth zone”. Yeah,and well aku beradaptasi. Baru dua hari aku bergabung di Unit ini dan ternyata ini sangat menyenangkan, selain efektif untuk mengerjakan tugas, kami saling mengakrabkan diri.
Apasih pentingnya PPSMB itu sendiri? Sebenernya banyak banget, ini mengubah semua mindset di para GAMADA,bahwa pemerimaan mahasiswa baru itu ga serem yang kalian banyangkan. Terus PPSMB ini itung" pemanasan pra-kuliah, kita anak kelas 3 yang udah lama liburan penting banget buat PPSMB biar otak jalan lagi. Selain itu PPSMB memberikan pelajaran yang penting mengenai materi maupun secara langsung, nah ini juga mengajarkan kita manajemen waktu dalam mengerjakan tugas.
Ternyata PPSMB ini hal yang baru yang dirancang UGM, ini sangat mengubah konsep OSPEK yang menyeramkan menjadi menyenangkan. Walau jujur ini sangat ngebuat ribet banget. Tapi disini banyak pengalaman yang bisa aku dapatkan. Aku yakin untuk beberapa minggu kedepan program PPSMB ini akan sangat menyenangkan.


Rabu, 30 Juli 2014

Tridarma Perguruan Tinggi dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan Kampus



Tridarma Perguruan Tinggi,istilah yang baru bagi mahasiswa yang baru memasuki bangku perkuliahan. Apa itu tridarma perguruan tinggi? mengapa ada sebutan itu? bagaimana Tridarma itu berpengaruh untuk perguruan tinggi sehingga ada istilah itu dalam kehidupan perkuliahan? Bayak pertanyaan yang muncul dibenak mahasiswa baru. Tridarma secara harfiah terdapar dua kata, tri artinya 3 (tiga) dan darma artinya tujuan/pilar. Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan tinggi. Jadi Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan 3 pilar utama atau 3 tujuan dasar perguruan tinggi dalam menciptakan mahasiswa yang dapat berguna untuk bangsa ni. Tri Dharma Perguruan Tinggi juga menjadi acuan dan menjadi pola pikir kewajiban Mahasiswa. Sebagai mahasiswa yang menajalankan Tridarma Perguruan Tinggi kita harus menyadari apa sebenanya definisi dari mahasiswa ini sendiri. Mahasiswa adalah orang yang belajar di perguruan tinggi,baik diuniversitas,institute atau pun akademi,mereka yang terdaftar sebagai mahasiswa dapat disebut sebagia mahasiswa. Terdaftar sebagai mahasiswa di sebuah perguruan tinggi hanyalah sekedar syarat administratif, tapi menjadi mahasiswa mengandung pengertian yang lebih luas. Dengan bergelar mahasiswa tidaklah semudah yang dibayangkan,tanggung jawab yang diembang mahasiswa begitu besar,bisa dikatakan mahasiswa sebagai seoran agen pembawa perubahan. Perubahan seperti apakah yang akan dibawa oleh mahasiswa? Dan apa yang menjadi pedoman mahasiswa? Tridarma perguruan tinggi, dengan menerapkan tridarma pergurutan tinggi secara benar dan bijaksana maka akan tercipta mahasiswa Indonesia yang cerdas dan berkarakter. Tapi sebenarnya apa isi dari tridarma mahasiswa itu? Tridarma Perguruan Tinggi berisi 3 hal,pendidikan,penelitian dan pengembangan, serta pengabdian terhadap masyarakat.
Pertama,maksud dari pendidikan disini,seorang mahasiswa dan pendidikan itu sangat berkaitan erat,untuk meningkatkan kualitas dan mutu diri dengan cara menerima pengetahuan yang diberikan oleh universitas atau bidang keilmuan lainnya. Melalui pendidikan yang didapatkan oleh mahasiswa,itu akan membuat mahasiswa tersebut menjadi matang,secara pimikiran dan menjadi lebih dewasa lagi. Tentu dengan adanya pendidikan ini,hanya satu tugas yang dibelikan kepada mahasiswa,yaitu belajar. Yang terpenting dalan belajar bukanlah menerima bahan materi yang diberikan oleh dosen,mencatat apa yang diberikan dokter, melaikna bagai mana sebuah proses pembelajaran yang kita jalani. Proses belajar adalah proses yang harusnya dijalani oleh siapapun. Setiap dari kita hanya bisa belajar untuk jadi lebih baik. Dan orang terus menjadi lebih baik adalah orang-orang yang beruntung. Itulah tujuan mahasiswa mendapatkan pendidikan, menjadi lebih baik dari hari ke harinya.
Tapi apa pendidikan saja cukup? Tidak. Zaman semakin maju, pendidikan dari tahun ke tahun tidaklah sama masanya,teknologi semakin canggih, pengetahuan yang adapun tidaklah cukup. Oleh karena itu dibutuhkan penelitian dan pengembangan. Apakah maksudnya? penelitian dan pengembangan yang seperti apa?. Ilmu yang dikuasai melalui proses pembelajaran harus diterapkan oleh mahasiswa sebagai kaum intelektual,salah satu caranya dengan langkah ilmiah,melalui penelitian. Penelitian berguna untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah ada.,juga merupan factor penting dalam mempercepat perkembangan ilmu pengetahuan dasar maupun terapan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung maupun di masa depan. Ini bukan hanya berguna untuk mengembangkan diri mahasiswa itu sendiri, namun memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa. Dengan melakukan penelitian mahasiswa mempunyai peran langsung dalam menyelesaikan berbagai permasalahan ilmiah sesuai dengan ilmu atau jurusan yang dipelajarinya.
Pendidikan dan penelitian tidak akan memiliki manfaat yang jelas apa bila tidak diterapkan secara langsung terutama terhadap masyarakat. Dalam hal ini masyarakat merupakan komponen yang penting,mereka harus tersentuh oleh pendidikan dan penelitian yang dilakukan oleh berbagai perguruan tinggi. Penelitian yang berkembang harusnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat secara umum. Sebenarnya pengabdian masyarakat bertujuan membantu masyarakat agar mau dan mampu memenuhi kebutuhan sendiri. Hal ini dilakukan mahasiswa melalui berbagai aktivitasnya dan harus mampu menghasilkan output berupa masyarakat yang lebih mandiri dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada. Dan ada pertanyaan yang muncul,mengapa harus mahasiswa? Karena mahasiswa dalam hal hubungan masyarakat ke pemerintah dapat berperan sebagai control politik,yaitu mengawasi dam membahas segala pengambilan keputusan. Mahasiswa juga dapat berperan sebagai penyampai aspirasi rakyrt, dengan melakukan interaksi social dengan masyarakat. Dilanjutkan dengan analisis masalah yang tepat maka diharapkan mahasiswa mampu menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi dimasyarakat beserta solusi ilmiah dan bertanggung jawab dalam berbagai masalah yang terjadi di masyarakat.Ketiga point Tridarma diatas mempunyai keterkaitan,karena penelitian harus menjunjung tinggi kedua dasar yang lain. Penelitian diperlukan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi. Untuk dapat melakukan penelitian diperlukan adanya tenaga ahli yang dihasilkan melalui proses pendidikan. Ilmu yang dikembangkan sebagai hasil pendidikan dna penelitian itu hendaknya diterapkan melalui pengabdian masyarakat sehingga masyarakat dapat memanfaatkan dan menikmati kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut.
Tridarma perguruan tinggi mempunyai pengaruh terhadap lingkungan kampus. Dengan menyandang predikat sebagai mahasiswa, tridarma perguruan tinggi sudah sangat mutlak dan menjadi tanggung jawab mahasiswa dan penerapannya. Peran sebagai mahasiswa harus benar-benar dijalankan dalam menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia kedepannya. Pada lingkungan kampus sekarang ini berbagai organisasi mahasiswa sisetiap perguruan tinggi sudah sangat aktif melakukan berbagai aktifitas pengabdian masyarakat seperti bina desa, pelatihan dan penyuluhan masyakat desa, bimbingan belajar kepada anak-anak,dan berbagai aktifitas lainnya. Walaupun organisasi mahasiswa sudah menerapkan dan menjalankan konsep Tridarman perguruan tinggi,tapi sebagai mahasiswa ketika dilingkungan perguruan tinggi,kita harus menyadari penuh tentang status yang disandangnya,tidak ada lagi kata “malas” maupun pemikiran negative lainnya yang membuat mahasiswa lupa atau tidak mau tau tentang tridarma perguruan tinggi. Apabila tridarma ini benar-benar dipahami secara mendalam dan diterapkan oleh mahasiswa maka akan banyak hasil-hasil positif yang bisa dirasakan langsung oleh banyak pihak. Dengan berdasarkan terhadap tridarma ini. Mahasiswa diharapkan menjadi insan tangguh, berdaya saing dan berakhlak mulia.Kita juga diharapkan sebagai penjaga nilai-nilai di masyarakat bukan sebaliknya dan sebagai agen motivator, yaitu menumbuhkan semangat berprestasi. Mahasiswa juga mempunyai kewajiban transfer ipteks ke masyarakat. Kita juga harus mampu membuat terobosan bagi kemajuan kampus, daerah dan negara dan  berpikir secara logis dan universal (tidak terkotak-kotak dalam kelompok, suku atau lainnya). Dengan ini harusnya kita belajar keras untuk masa depannya, masa depan orang lain, masa depan masyarakat dimana mereka tinggal dan beraktivitas serta masa depan negara dan bangsa. Semua aktivitas itu semua mengacu kepada Tridarma Perguruan Tinggi yang telah diterapkan sejak awal kita menjajaki bangku kuliah.


First.

This is my first post.
Perkenalan dulu kalinya, aku Sarah Khansha Suhada
bisa dipanggil Khansha,aku asal Riau. Aku asal SMA Cendana Pekanbaru. baru tamat tahun 2014.
Alhamdullilah aku mendapatkan satu kursi perguruan tinggi di Universitas Gadjah Mada, Program Studi Arsitektur.
Blog ini baru aku buat lantaran tugas Ospek dari UGM juga ehehe
Segini aja yang perkenalannya! Salam Kenal!